Teknologi Pengolahan Air Bersih dan Air Limbah (IPA-IPAL)

Salah satu sumber pendapatan dari sektor pariwisata adalah melalui retribusi pengunjung. Retribusi lokasi wisata akan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga peningkatan jumlah pengunjung akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah. Jika kunjungan wisatawan meningkat, akan meningkatkan perkembangan usaha masyarakat di kawasan objek wisata, serta pertumbuhan fasilitas wisata dan aktivitas wisata.

Namun tidak jarang suatu kawasan wisata tidak disertai fasilitas toilet dan air bersih yang memadai. Ketiadaan fasilitas toilet dan air bersih yang memadai ini jika tidak ditangani akan menurunkan kualitas lokasi wisata tersebut. Karena tidak jarang pengunjung wisata melakukan BAK sembarang tempat di sekitar lokasi wisata, yang akhirnya akan menimbulkan bau tidak sedap di lokasi wisata. Sehingga diperlukan instalasi toilet yang terpadu dengan dan pengolahan air bersih yang mampu mengolah dari sumber air terdekat. Teknologi tersebut harus mampu diaplikasikan di lahan terbatas, mengingat tidak setiap kawasan wisata memiliki kontur datar, misalnya kawasan wisata pegunungan

Teknologi IPA dan IPAL Kawasan Wisata adalah merupakan penerapan teknologi secara terpadu yang menggabungkan 4 teknologi dalam satu instalasi . Aplikasi teknologi IPA dan IPAL ini mampu meningkatkan kualitas sanitasi dan air bersih di salah satu obyek wisata di tepian Danau Toba, sekaligus mempermudah akses wisatawan terhadap sarana sanitasi dan air bersih, meningkatkan pendapatan Pemerintah Kabupaten/Kota dan masyarakat sekitar