Teknologi Biotour

Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh permukiman penduduk terutama di daerah perkotaan adalah masalah pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh pembuangan air limbah yang tidak tertangani dengan baik. Upaya menumbuhkan kesadaran terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan seyogyanya dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan. Karena pengelolaan lingkungan hidup bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk seluruh lapisan masyarakat harus dapat berperan serta mencegah dan menanggulangi proses dan akibat pencemaran lingkungan

Balitbang PUPR telah menghadirkan Teknologi Biotour sebagai solusi penanganan air limbah rumah tangga dalam mendaur ulang agar menghasilkan kualitas air buangan yang lebih baik untuk dapat digunakan pada aktifitas lainnya.

Teknologi pengolahan air limbah rumah tangga ini menghasilkan kualitas air daur ulang yang dapat digunakan kebutuhan umum rumah tangga. Manfaat teknologi ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan di daerah rawan air, memenuhi kebutuhan untuk penyiraman toilet, dan mencuci kendaraan. Teknologi Biotour terdiri dari pengolahan primer, sekunder, tersier dan desinfeksi dengan spesifikasi sebagai berikut : - Kapasitas instalasi untuk melayani 50 KK dengan debit air limbah sekitar 80 sampai dengan 100 Liter per orang per hari; - Didisain untuk debit 20 meter kubik per hari, peruntukan 50 KK; - Kebutuhan air daur ulang 100 Liter per orang per hari; dan - Terdiri dari 4 ruang yaitu: ekualisasi, media tali aerobik, media bola anaerobik, media rol rambut aerobik, dan media alam seperti batok kelapa atau kerak kelapa sawit.

Proses pengolahan Biotour dilakukan dengan memanfaatkan biofilm, filtrasi, tanaman, serta membran, sehingga pengolahan Biotour ini lebih murah jika dibandingkan dengan pengolahan mekanis

Pembelajaran


Download materi ini secara gratis disini!